Medan – Semangat ukhuwah dan kepedulian lintas negara mewarnai kegiatan Iftar Seribu Anak Yatim Nusantara yang melibatkan Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan bersama Gaza, hasil kolaborasi antara Rumah Wakaf, Ihsanku, dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia BPD Sumatera Utara pada hari Sabtu, 28 Februari 2026 di Santika Convention Hall.
Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini dihadiri oleh ratusan anak yatim serta para relawan dan tokoh masyarakat dari berbagai negara serumpun. Momentum berbuka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang berbagi kebahagiaan, tetapi juga simbol persatuan dan kepedulian umat Islam di kawasan Asia Tenggara terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia BPD Sumatera Utara Melkhy Waas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara dunia usaha, lembaga sosial, dan komunitas internasional dalam menebar manfaat. “Kami ingin memastikan bahwa anak-anak yatim merasakan kebahagiaan Ramadan, sekaligus menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Gaza,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Universitas Terbuka Medan Yasir Riady menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari program penguatan solidaritas kemanusiaan lintas negara. Dukungan dari Ihsanku turut memperluas jangkauan manfaat hingga ke tingkat regional.
Rangkaian acara diisi dengan Majlis Khatam Al-Quran, Sambutan dari wakil 3 Negara, doa bersama untuk keselamatan dan perdamaian dunia, serta Shalat Maghrib Berjamaah. Kehadiran para relawan dari Malaysia, Thailand, dan Filipina semakin mempertegas bahwa kepedulian tidak mengenal batas negara.
Melalui kegiatan Iftar Seribu Anak Yatim Nusantara ini, diharapkan terbangun kolaborasi berkelanjutan antara lembaga sosial, pelaku industri perhotelan dan restoran, serta komunitas internasional dalam menghadirkan program-program kemanusiaan yang berdampak luas.
Semangat berbagi dan persaudaraan yang terjalin pada malam itu menjadi bukti bahwa Ramadan adalah momentum memperkuat solidaritas, mempererat silaturahmi, dan menghadirkan harapan bagi anak-anak yatim Nusantara serta saudara-saudara di Gaza.