Offline
RAMAI PENGUNJUNG DI PUSAT PASAR MEDAN JELANG LEBARAN
Pedagang Keluhkan Penurunan Penjualan Beberapa Komoditas
Published on 16/03/2026 15:27 • Updated 16/03/2026 17:56
Medan Update
Warga Medan terlihat memadati kawasan perdagangan Pusat Pasar Medan Jl. MT. Haryono

Medan, 16 Maret 2026 — Suasana Pusat Pasar Medan, kawasan Jalan M.T. Haryono, tampak ramai pada Senin (16/3/2026) yang bertepatan dengan 26 Ramadhan 1447 H. Area parkir sepeda motor dipenuhi kendaraan, sementara lorong-lorong pasar dipadati warga yang berbelanja kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Berdasarkan pengamatan di lokasi, mayoritas pengunjung lebih fokus membeli bahan-bahan kue Lebaran serta kue kering siap saji. Permintaan terhadap tepung, gula, margarin, kelapa parut, meses, hingga berbagai jenis kue tradisional seperti nastar, kastengel, dan putri salju terlihat meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya di bulan Ramadhan ini.

Namun, tidak semua pedagang merasakan lonjakan yang sama. Tagor, seorang pedagang ikan teri khas Medan yang sudah puluhan tahun berjualan di pusat pasar, mengungkapkan penjualan dagangannya mengalami penurunan drastis. “Dibanding dua bulan terakhir, pembeli ikan teri sudah jauh berkurang. Bahkan untuk Ramadhan tahun ini, penjualan jauh di bawah tahun lalu,” ujar Tagor dengan nada prihatin.

Ia menambahkan, kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih menjadi salah satu faktor utama. “Saya hanya berharap dagangan ini bisa laku minimal balik modal saja sudah bersyukur,” tuturnya sambil menata ulang tumpukan ikan teri asin di lapaknya.

Hal senada disampaikan Pak Idrus, pedagang bunga hias serta aksesoris rumah tangga. Menurutnya, pembeli perlengkapan dekorasi rumah dan bunga potong untuk kebutuhan Lebaran juga tidak se ramai tahun-tahun sebelumnya. “Biasanya menjelang akhir Ramadhan sudah mulai ramai pesanan buat hiasan rumah dan meja makan, tapi tahun ini agak sepi,” katanya.

Di sisi lain, Nande Ivo, pedagang baju dan celana di kawasan yang sama, mengaku tetap mendapatkan pembeli meski tidak sebanyak tahun lalu. “Lumayan lah, masih ada yang datang beli baju baru buat Lebaran. Hasilnya bisa membantu bayar THR pegawai toko,” ungkapnya optimis.

Ia juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kota Medan agar lebih memperhatikan nasib para pedagang kecil di Pusat Pasar. “Kami butuh dukungan lebih, mungkin lewat promosi atau program yang bisa menarik pengunjung kembali ke pasar tradisional,” pintanya.

Secara keseluruhan, meski Pusat Pasar Medan menunjukkan tanda-tanda keramaian menjelang Idul Fitri 1447 H, variasi penjualan antar sektor menandakan pola belanja masyarakat yang lebih selektif di tengah tantangan ekonomi. Beberapa pedagang berharap momentum akhir Ramadhan dan libur Lebaran dapat membawa peningkatan omset yang lebih signifikan dalam beberapa hari ke depan.(Ron) 

Comments
Comment sent successfully!