Offline
PEMERINTAH STOP IMPOR SOLAR MULAI 1 JULI 2026
B50 PRODUKSI DALAM NEGERI JADI TULANG PUNGGUNG ENERGI
Published on 23/04/2026 15:10 • Updated 23/04/2026 15:14
News Update
Ilustrasi Kilang Bio Diesel B50

Jakarta, 23 April 2026 – Pemerintah Republik Indonesia menegaskan komitmen menuju kemandirian energi dengan menghentikan impor solar secara total mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini sejalan dengan penerapan mandatori biodiesel B50 berbasis kelapa sawit yang seluruhnya diproduksi di dalam negeri.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa B50 adalah energi masa depan Indonesia. “Solar kita tidak impor lagi. Tahun 2026 pada 1 Juli kita stop, B50 masuk. Sawit jadi solar, sawit juga jadi bensin,” ujarnya di ITS Surabaya, 19 April 2026.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menambahkan, izin impor solar sudah tidak dikeluarkan sejak awal 2026. Solar CN48 sudah stop total, sementara CN51 hanya diimpor sampai semester I 2026. Setelahnya, kebutuhan nasional dipenuhi PT Pertamina (Persero).

Manfaat utama B50:

• Menghemat devisa negara hingga Rp40 triliun/tahun dari penghentian impor 5,3 juta ton solar • Menekan emisi gas rumah kaca dan mengurangi ketergantungan energi fosil • Mengoptimalkan komoditas sawit dalam negeri dengan potensi nilai tambah Rp10.000 triliun • Roadmap berlanjut ke B70 hingga B100 

Pemerintah saat ini melakukan road test untuk memastikan kesiapan mesin diesel, khususnya alat berat dan kendaraan lama.  

Comments
Comment sent successfully!